KETUA IIBF WILAYAH JAWA TENGAH: “SELAMA SAYA DAN TEMAN-TEMAN SAYA MASUK IIBF TERBELAH MENJADI DUA GOLONGAN BESAR.”

Dalam dua hari, Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Daerah Cilacap mengadakan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Ke-2 , yaitu pada 16 & 17 Januari 2021 di Ruang Pertemuan Kantin al-Azhar Cilacap. Dalam dua hari tersebut IIBF Daerah Cilacap yang diketuai oleh Bagdo Tri Siswanto, ST. akan membahas program kerja untuk program tahun 2021 di masa kepengurusan masa bakti periode 2021 – 2024. Musyawarah Kerja Daerah kali ini adalah kali ke-2 selama IIBF Daerah Cilacap berdiri.

Musykerda ke-2 ini mengambil tema, “Konsolidasi Perjuangan Mewujudkan The Top Three Goals IIBF” sebagaimana yang tercantum di backdrop Musykerda ke-2 IIBF Daerah Cilacap. The Top Three Goals IIBF tersebut adalah 1) Penguatan Ukhuwah Kader dan penataan organisasi, 2) Pemantapan dan penguatan positioning IIBF dengan Gerakan Beli – Bela Indonesia sebagai langkah perjuangan kebangsaan, dan 3) Penguatan dan Pengembangan Pembangunan Ekonomi Keumatan .

Musykerda ke-2 dengan 19 peserta musyawarah juga dihadiri oleh Pembina IIBF Korwil Jawa Tengah & DI Yogyakarta, dr. Udi Suhono, Sp.B., FINACS, Ketua IIBF Wilayah Jawa Tengah, Ahamad Yuli Susanto, juga di hadiri 5 Pembina IIBF Daerah Cilacap; Ustadz Dr. Sudarto, Lc., MPI., Ustadz Ainun Najib Azhari, Lc., Anton Irawan, ST., MT., Wignyo Mudiharso, S. Kom., SE., M. Ak., Tri Nurindahyanti Yulian, SE., M.Si. Ak., serta dihadiri satu Penasihat IIBF Daerah Cilacap, Farhan Imam Muhtar. Hadir sebagai tamu undangan adalah Pak Agusdin, Ketua IIBF Daerah Banyumas dan Mas Dhodi yang juga daeri IIBF Daerah Banyumas.

Salah satu hal yang menarik adalah isi dari sambutan Ketua IIBF Wilayah Jawa Tengah, Ahmad Yuli susanto. Dalam sambutannya Ketua IIBF Wilayah Jawa Tengah itu menyatakan bahwa ada dua golongan besar setelah beliau dan teman-temanya masuk IIBF selama ini. Dua golongan yang dimaksud adalah golongan orang-orang yang usahanya semakin sukses dan golongan orang-orang yang semakin terpuruk.

“Pengalaman saya selama ini, yaitu selama saya dan teman-teman saya masuk IIBF itu, terbelah menjadi dua golongan besar, yaitu golongan orang-orang yang sukses dan maju, dan satunya golongan orang-orang yang semakin terpuruk. Jadi teman-teman IIBF Cilacap harus hati-hati.” Begitu ujarnya dalam pidato sambutannya.

Lebih lanjut dalam memberikan keterangan, Pengusaha asal Semarang ini menyatakan, “Mereka yang terpuruk adalah orang-orang yang setelah masuk ke IIBF dan hijrah, namun hijrahnya tidak total. Mereka hijrah, hanya sekadar hijrah dari Riba-nya saja, Padahal untuk sukses di IIBF tidak hanya sekadar hijrah dari riba, namun juga harus hijrah cara mainnya. Mereka yang sukses adalah mereka yang hijrah total total; hijrah dari riba dan hijrah cara mainnya. Hijrah cara mainnya adalah dengan menjalankan secara konsisten prinsip-prinsip bisnis yang diajarkan oleh IIBF. Diantaranya adalah menjalankan secara konsisten 4 Disiplin Sukses IIBF. Nah mereka yang terpuruk adalah orang-orang yang tidak menjalankan 4 Disiplin Sukses IIBF ini, yang kita baca bersama-sama setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya tadi.”

Empat disiplin yang diajarkan oleh IIBF adalah 1) Disiplin Diri, 2) Disiplin Muslim, 3) Disiplin Bisnis, dan 4 Disiplin Keuangan. (NK)

Scroll to Top